Jarak

Jarak ini bentangan kenangan yang tersusun tanpa sentuhan.
Kenangan yang luruh oleh jenuh, namun tak pernah jemu untuk tumbuh.
Kita susun satu satu serpihan menjadi lukisan.
Kelak akan kita pandangi dengan bangga hati.
Kita pernah menempuh jalan yang terjal dan berliku, dengan hati yang hampir kaku.
Hati yang justru dibentuk sekeras batu.

Jarak ini mengikat kita, katamu.
Jarak ini membunuh, kataku.
Jarak ini adalah ujian, agar semua sepadan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s